1100Ha LiDAR Proyek – Tambang – Pengelolaan Hutan – Kalimantan

Point cloud lidar kalimantan palm tree VX15 yellowscan

pemetaan lidar

Proyek sukses lain! Kami baru saja menyelesaikan pemetaan 1100Ha lidar di wilayah Babulu, beberapa kilometer dari Balikpapan, yang terletak di Kalimantan timur.

Misi tersebut terdiri dari  topografi untuk pengembangan tambang batubara di masa depan, menggantikan perkebunan yang ada dan eksploitasi minyak kelapa sawit. Medannya sulit untuk dipraktekkan di tempat-tempat tertentu dan terutama ditutupi dengan vegetasi, oleh karena itu solusi pemetaan drone adalah pilihan terbaik untuk jenis misi ini.

Lidar memungkinkan kami memanfaatkan semua keunggulan teknologi ini karena kami perlu membuat DTM (Digital Terrain Model). Kehadiran vegetasi membuat pemetaan konvensional dengan fotogrametri menjadi tidak mungkin karena tanahnya sulit dilihat dari udara sehingga Lidar memungkinkan kami untuk dapat melewati hutan lebat ini dan menghasilkan peta relief tanah yang sangat akurat. Berkat DTM maka menghasilkan garis kontur yang akan sangat berguna bagi para insinyur yang merencanakan proyek.

Kami menyelesaikan proyek 1100ha hanya dalam 4 hari di lapangan dan membuat peta dengan cepat untuk memberikan data secepatnya kepada pelanggan. Cakupan rata-rata sekitar 350 hingga 450 ha per hari karena cuaca buruk.

Berkat LiDAR jarak jauh dan multi gema, kami telah memperoleh hasil yang sangat bagus dalam kepadatan titik bawah. Solusi kami yang sangat ringkas dan kuat juga memungkinkan kami untuk melakukan intervensi cepat pada misi menit terakhir ini dan memberikan hasil dalam waktu yang sangat singkat.

Pemetaan Bangunan & Arkeologi

pemetaan lidar

Peneliti arkeologi menyukai data Lidar karena memungkinkan dapat melihat detail yang hampir tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang. Laser kami mampu terbang untuk “menembus” vegetasi, maka dari itu memungkinkan  mendeteksi reruntuhan atau infrastruktur lama yang ditutupi oleh hutan. Lidar kami juga memungkinkan representasi darisitus arkeologi karena presisi laser kami adalah 1cm, oleh karena itu para penggunaannya sangat andal dan tepat. Kami terbang di daerah terpencil pulau Bali untuk scan bukit dengan candi di atasnya.

Melalui klasifikasi point cloud dan pemodelan DTM, kami menyadari bahwa beberapa ratus tahun yang lalu bukit ini digunakan untuk mengolah sawah. Namun, hari ini ditutupi oleh vegetasi liar dan tidak mungkin untuk menebak ini tanpa sistem lidar. Berkat layanan pemetaan Lidar dengan drone, ditambah dengan teknologi fotogrametri, para peneliti dapat memperoleh representasi virtual dari seluruh situs penggalian dalam waktu singkat dan kemudian dapat melakukan pengukuran atau analisis mendalam.

Seperti misi ini, misalnya, tidak mungkin dilakukan dengan pemetaan fotogrametri tradisional. Teknologi ini sangat cocok untuk memiliki model lingkungan 3D, tetapi perolehan tanah tidak akan memberikan hasil apa pun karena sebagian besar area ditutupi oleh vegetasi. Lidar adalah solusi sempurna untuk memenuhi misi pemetaan arkeologis ini.